Berbicara Mengenai Difabilitas.
Mengenai difabilitas,
menurut saya, difabel itu adalah kondisi dimana seseorang itu mengalami
kekurangan dalam hidupnya. Misalnya, orang yang memiliki cacat semenjak lahir,
orang yang memiliki keterbelakangan mental, dan lain sebagainya.
Sejauh yang
saya tau dan yang sudah saya amati, orang-orang difabel ini banyak dipandang
sebelah mata oleh orang lain. Orang-orang menganggap bahwa mungkin mereka itu
aneh, beda dari yang lain, susah untuk dimengerti, dan lain sebagainya.
Harus nya kita
membuang jauh praduka yang seperti itu. Mungkin, dimata kita mereka memang
aneh, menyusahkan, dan bahkan menyebalkan. Tapi ya mau bagaimana lagi, itu
tidak bisa kita hindari.
Nah, berbicara
mengenai sistem pendidikan untuk penyandang difabel. Di daerah saya sendiri,
masih sedikit sekolah yang menyediakan jasa untuk para penyandang difabel. Sangat
disayangkan memang. Karena, walau bagaimanapun, seorang penyandang difabel,
juga butuh mendapatkan pendidikan.
Berbicara sedikit
mengenai pengalaman saya dulu waktu masih SD. Kebetulan, waktu itu ada seorang
penyandang difabel yang bersekolah ditempat yang sama dengan saya. Hal ini
terjadi karena orang tuanya juga seorang pengajar disana, dan difikiran saya,
mungkin karena hal itu dia bisa diterima disekolah yang sama dengan saya.
Namun
ternyata, dia (penyandang difabel tersebut) memiliki umur yang lebih tua dari
saya. Selama beberapa tahun, dia terpaksa mengulang duduk di kelas yang sama. Sangat
disayangkan memang. Pendidikan orang normal dengan orang penyandang difabel itu
tidak bisa disamakan.
Selanjutnya,
mengenai Fasilitas Umum untuk para penyandang difabel. Terus terang saja, di
daerah saya tidak ada hal seperti itu disediakan oleh pemerintah. Seharusnya mereka
lebih memikirkan hal tersebut. Contohnya saja, jembatan penyeberangan. Di daerah
saya, yang seperti itu tidak ada. Seharusnya ini merupakan salah satu fasilitas
yang harus disediakan oleh pemerintah, karena ini sangat penting untuk
keselamatan mereka sendiri.
Terakhir,
seberapa besar peran pemerintah / pengusaha / swasta / masyarakat dalam
menyediakan ruang untuk berekspresi, peluang kerja bagi para difabel. Dalam pandangan
saya, peran pemerintah, pengusaha, masyarakat, dan sebagainya itu sangat besar.
Seharusnya kita juga menyediakan sesuatu yang dibutuhkan oleh mereka. Agar mereka
bisa mengembangkan kemampuan yang mereka miliki, meskipun itu membutuhkan arahan tentunya.
Seharusnya,
kita harus memperhatikan hal-hal apa saja yang dibutuhkan oleh para penyandang
difabel. Karena hal ini sangat penting untuk meningkatkan semangat hidup
mereka, dan juga untuk menghilangkan prasangka/praduga dari masyarakat, bahwa
penyandang difabel itu tidak bisa melakukan apa-apa. Sebagai contoh sedikit
saya berikan, mengenai para penyandang difabel indonesia yang sukses dengan
keterbatasannya.
Habibie Afsyah, seorang
penyandang difabel yang sukses dengan bisnin online nya.
Terakhir, ada Stevie Wonder. Meskipun
dia tidak bisa melihat, tetapi dia memiliki keahlian sebagai seorang musisi dan
pencipta lagu.
Jadi, pesan
dari saya, jangan pernah menganggap remeh seseorang hanya dari keadaan fisiknya
saja. Kemungkinan, orang yang anda anggap remeh itu, lebih baik dari diri anda
sendiri.


maaf kalau karya pertama ini berantakan. ini baru pertama kalinya saya menulis di blog.
BalasHapus